"Cerita Horor"
Kenalkan nama saya Rani, saya tinggal sama mamah disebuah desa, saya tidak menyelesaikan sekolah karena harus membantu mamah berjualan dipasar. Oia, umur saya sudah 17tahun. Sudah 4tahun ini saya ikut mamah berjualan mulai dari pagi sampai petang hari. Kami memulai aktifitas sebelum sholat subuh dan berangkat pada subuh selesai sholat soalnya jarak yang harus kami tempuh sekitar 60km lebih, yah sejam kami diperjalanan. Kami menjual sayur yang kami petik dikebun milik pak Yasir, ๐ค beliau dulu punya anak tapi meninggal akibat kecelakaan kendaraan ๐ญ๐ญ๐ญ kalau tidak salah namanya Wina tapi saya sering memanggilnya Awi, saya bersahabat dengan almarhumah semasa hidupnya sampai meninggalnya pun saya seperti bisa berkomunikasi dengannya. ๐ป๐ป๐ป
Jam menunjukkan pukul 22.00, saya agak gelisah malam ini tidak biasanya jam segini saya belum tidur, saya keluar dari kamar dan masuk kekamar mamah, saya intip lewat tirai kamar ternyata mamah lagi duduk diatas kasur, pas saya melangkah tuk kembali kekamar mau mencoba tidur lagi, terbersik dibenakku "kok mamah tumben sudah malam begini belum tidur!!!"๐ค๐ค saya penasaran dan langsung tarik tirai kamar, tahu apa yang saya lihat ๐ฒ๐ฒ mamah saya sedang tidur sambil terdengar dengkuran kecilnya ๐ด. Saya keluar tutup tirai itu masuk kekamar dan baring sambil mencoba tutup mata (kamar saya dan kamar mamah itu bersebelahan yang dindingnya triplek). Sudah pukul 23.30 masih saja saya tidak bisa tidur, yang bisa saya lakukan hanya tutup mata, tidak lama buka lagi, tutup lagi, buka lagi, saya tutup sekali lagi mata saya, entah apa yang terjadi saya melihat Awi menangis, seketika itu saya langsung bangun, mungkinkah saya mimpi, tapi kenapa๐ค saya keluar kamar menuju pintu keluar dan pergi naik motor ke kebun pak Yasir, tibanya saya dikebun yang berjarak 2km dari rumah, saya turun dari motor dan memarkirnya, saya tidak habis pikir kenapa juga saya bisa ada dikebun dan ditengah malam sendiri, saya jalan menuju kebun yang banyak ditanami sayur labu, saya tiba-tiba memanggil nama Awi, ๐ฑ๐ฑ๐ฑ
Saya: Awi, kamu kenapa disini?
๐ป: kamu jangan tinggalkan saya sendiri.
Saa...ya tidak akan meninggalkanmu... ๐ฅ๐ฅ sontak saya kaget ada yang menepuk bahu kanan saya sebanyak 2x dengan cepat ๐จ๐จ๐จ..
Saat saya menoleh kebelakang ternyata mamah, saya yakinkan diriku ini pasti mimpi, ini mimpi kenapa, kenapa mamah ada disini "tanyaku.. ๐ฌ๐ฌ mamah menjawab: bangun.. bangun ran (sambil memukul kedua bahuku). Sekali lagi saya terbangun dan tersadar cuma mimpi ๐ฐ๐ฐ๐ฐ.
Subuh itu saya sempat bertanya pada mamah tentang semalam.. ๐
Saya: mah, mamah tidur jam berapa tadi malam?
Mamah: hhmm, ๐ค jam berapa yah, kayaknya cepat kok mamah tidur...
Saya: jam 10 mah? ๐ณ๐ณ
Mamah: mamah tidak pernah tidur larut malam, paling setengah 9..
Saya: ๐๐ ahhh, setengah 9?
Mamah: kamu kenapa ran? Kok mukanya begitu ๐ฎ
Saya: tidak apa-apa mah. ๐ค"Sambil berpikir lantas yang saya lihat apa" ๐๐
Mamah: ayo ran, kita sholat dulu.
Saya: ayo mah.. "dengan ekspresi yang masih bingung"
Setelah sholat kami bergegas kekebun dengan membawa senter masing-masing. Kebetulan yang jualan kemarin habis, jadi kami harus ambil dan petik lagi beberapa jenis sayur.
Saya: mah, ayo kita berangkat "sambil menghidupkan motor" ๐ต
Mamah: "berjalan keluar dan mengunci pintu" kamu sudah bawa tempat sayurnya?
Saya: Oh iya, hampir lupa... ☺️
Mamah: "membukakan kembali pintu"
Saya langsung masuk kedalam rumah dan mengambil tempat sayurnya. Sepanjang jalan saya lirik kiri kanan jalan, tuk memastikan tidak ada orang ๐คข.. Sesampainya dikebun, kami menyalakan senter, untungnya pak Yasir memasangkan lampu disekitar kebunnya jadi tidak terlalu gelap dan menakutkan ๐. Masuk dikebun, kami berpisah kata mamah saya ambil sayur kangkung, bayam dan petik cabe. Tahu tidak, luas kebun pak Yasir hampir 1ha. Semenjak kepergian anak satu-satunya beliau dan istrinya suka merenung diri, apalagi mama alm Awi. Saya sendiri belum pernah melihatnya, terakhir saat saya melayat kemakam almarhumah Awi 100 harinya setelah meninggalnya. ๐ญ๐ญ »»»»
Iseng-iseng menulis cerita lagi ✍️๐ pengaruh #stayhome ... Maaf yah jika nama diatas ada kesamaan dengan nama teman-teman.. ๐
Kenalkan nama saya Rani, saya tinggal sama mamah disebuah desa, saya tidak menyelesaikan sekolah karena harus membantu mamah berjualan dipasar. Oia, umur saya sudah 17tahun. Sudah 4tahun ini saya ikut mamah berjualan mulai dari pagi sampai petang hari. Kami memulai aktifitas sebelum sholat subuh dan berangkat pada subuh selesai sholat soalnya jarak yang harus kami tempuh sekitar 60km lebih, yah sejam kami diperjalanan. Kami menjual sayur yang kami petik dikebun milik pak Yasir, ๐ค beliau dulu punya anak tapi meninggal akibat kecelakaan kendaraan ๐ญ๐ญ๐ญ kalau tidak salah namanya Wina tapi saya sering memanggilnya Awi, saya bersahabat dengan almarhumah semasa hidupnya sampai meninggalnya pun saya seperti bisa berkomunikasi dengannya. ๐ป๐ป๐ป
Jam menunjukkan pukul 22.00, saya agak gelisah malam ini tidak biasanya jam segini saya belum tidur, saya keluar dari kamar dan masuk kekamar mamah, saya intip lewat tirai kamar ternyata mamah lagi duduk diatas kasur, pas saya melangkah tuk kembali kekamar mau mencoba tidur lagi, terbersik dibenakku "kok mamah tumben sudah malam begini belum tidur!!!"๐ค๐ค saya penasaran dan langsung tarik tirai kamar, tahu apa yang saya lihat ๐ฒ๐ฒ mamah saya sedang tidur sambil terdengar dengkuran kecilnya ๐ด. Saya keluar tutup tirai itu masuk kekamar dan baring sambil mencoba tutup mata (kamar saya dan kamar mamah itu bersebelahan yang dindingnya triplek). Sudah pukul 23.30 masih saja saya tidak bisa tidur, yang bisa saya lakukan hanya tutup mata, tidak lama buka lagi, tutup lagi, buka lagi, saya tutup sekali lagi mata saya, entah apa yang terjadi saya melihat Awi menangis, seketika itu saya langsung bangun, mungkinkah saya mimpi, tapi kenapa๐ค saya keluar kamar menuju pintu keluar dan pergi naik motor ke kebun pak Yasir, tibanya saya dikebun yang berjarak 2km dari rumah, saya turun dari motor dan memarkirnya, saya tidak habis pikir kenapa juga saya bisa ada dikebun dan ditengah malam sendiri, saya jalan menuju kebun yang banyak ditanami sayur labu, saya tiba-tiba memanggil nama Awi, ๐ฑ๐ฑ๐ฑ
Saya: Awi, kamu kenapa disini?
๐ป: kamu jangan tinggalkan saya sendiri.
Saa...ya tidak akan meninggalkanmu... ๐ฅ๐ฅ sontak saya kaget ada yang menepuk bahu kanan saya sebanyak 2x dengan cepat ๐จ๐จ๐จ..
Saat saya menoleh kebelakang ternyata mamah, saya yakinkan diriku ini pasti mimpi, ini mimpi kenapa, kenapa mamah ada disini "tanyaku.. ๐ฌ๐ฌ mamah menjawab: bangun.. bangun ran (sambil memukul kedua bahuku). Sekali lagi saya terbangun dan tersadar cuma mimpi ๐ฐ๐ฐ๐ฐ.
Subuh itu saya sempat bertanya pada mamah tentang semalam.. ๐
Saya: mah, mamah tidur jam berapa tadi malam?
Mamah: hhmm, ๐ค jam berapa yah, kayaknya cepat kok mamah tidur...
Saya: jam 10 mah? ๐ณ๐ณ
Mamah: mamah tidak pernah tidur larut malam, paling setengah 9..
Saya: ๐๐ ahhh, setengah 9?
Mamah: kamu kenapa ran? Kok mukanya begitu ๐ฎ
Saya: tidak apa-apa mah. ๐ค"Sambil berpikir lantas yang saya lihat apa" ๐๐
Mamah: ayo ran, kita sholat dulu.
Saya: ayo mah.. "dengan ekspresi yang masih bingung"
Setelah sholat kami bergegas kekebun dengan membawa senter masing-masing. Kebetulan yang jualan kemarin habis, jadi kami harus ambil dan petik lagi beberapa jenis sayur.
Saya: mah, ayo kita berangkat "sambil menghidupkan motor" ๐ต
Mamah: "berjalan keluar dan mengunci pintu" kamu sudah bawa tempat sayurnya?
Saya: Oh iya, hampir lupa... ☺️
Mamah: "membukakan kembali pintu"
Saya langsung masuk kedalam rumah dan mengambil tempat sayurnya. Sepanjang jalan saya lirik kiri kanan jalan, tuk memastikan tidak ada orang ๐คข.. Sesampainya dikebun, kami menyalakan senter, untungnya pak Yasir memasangkan lampu disekitar kebunnya jadi tidak terlalu gelap dan menakutkan ๐. Masuk dikebun, kami berpisah kata mamah saya ambil sayur kangkung, bayam dan petik cabe. Tahu tidak, luas kebun pak Yasir hampir 1ha. Semenjak kepergian anak satu-satunya beliau dan istrinya suka merenung diri, apalagi mama alm Awi. Saya sendiri belum pernah melihatnya, terakhir saat saya melayat kemakam almarhumah Awi 100 harinya setelah meninggalnya. ๐ญ๐ญ »»»»
Iseng-iseng menulis cerita lagi ✍️๐ pengaruh #stayhome ... Maaf yah jika nama diatas ada kesamaan dengan nama teman-teman.. ๐